Jika hidup ini ingin dilalui seperti apapun, meski ada sebongkah batu yang menghalangi langkahmu, tetaplah kau berjalan tanpa pernah merasa perlu untuk berhenti, pun sekedar ingin beristirahat. Dan tetap tersenyum, apapun yang terjadi. Karena tersenyum bisa melegakan.
Jika kau ditakdirkan untuk menjalani hidup yang penuh dengan segala aral dan kerikil yang akan menghujam telapak kakimu, jalanilah itu dengan senyum, meski tak jarang kau akan meringis disepanjang perjalananmu. Tapi yakinlah akan satu hal, bahwa Tuhanmu akan selalu ada untuk memperhatikanmu, tak peduli apapun yang sedang kau lakukan. Apakah hal yang baik atau bahkan hal yang paling buruk sekalipun. Tuhanmu akan selalu memperhatikanmu.
Terkadang, hatimu yang lemah itu akan teriris oleh sesuatu yang menyebabkannya menjadi terluka. Luka yang abstrak. Sesuatu yang akan sulit untuk disembuhkan karena keabstrakannya. Tapi, yakinlah bahwa waktu adalah obat yang paling ampuh untuk menyembuhkannya. Mungkin kau tak akan pernah melupakan hal yang menyebabkanmu terluka, tapi paling tidak, ketika kau mengingatnya lagi, kau akan mengingatnya sebagai sebuah lelucon yang diberikan hidup padamu.
Hidup ini memang selalu aneh. Ketika kau kehilangan sesuatu, justru orang lain sedang mendapatkan sesuatu. Tak jarang, kadang kau akan merasa bahwa hidup sedang mentertawakanmu dengan permainannya. Permainan dalam proses perjalanan hidupmu. Tak mengapa. Jika kau sanggup, sesekali cobalah untuk tertawa bersama hidup. Meski, tak dilarang juga jika kau ingin, sekali saja mengutuki hidup yang telah memberikanmu permainan yang terkadang membahayakan keselamatan hati dan jiwamu.
Tapi itulah, hidup selalu berfluktuasi. Selalu penuh dengan tragedi, kesedihan, tawa, canda, airmata, segala hal yang penuh warna. Tapi, sadarkah kau, bahwa justru hal-hal itulah yang membuat hidupmu menjadi lebih penuh warna, lebih berarti. Tak selamanya kau akan dibiarkanNya untuk meratapi kehidupanmu, karena dilain waktu, Dia akan membuatmu berbalik menertawakan hidupmu. Bersyukur atas segala kemalangan yang sempat singgah dihidupmu, untuk kemudian menjadi pelajaran yang begitu berharga dan akhirnya akan menjadi sebuah lelucon manis ketika kau berhasil melewati kemalangan dengan kemenangan ada dipihakmu.
Allah punya rahasia yang tak akan pernah kita ketahui hingga akhir. Bahwa, Dia tidak pernah memberikan apa yang kita inginkan, tapi Dia akan selalu memberikan apa yang kita butuhkan, meskipun itu pahit, dan tak jarang meninggalkan rasa sakit.
Friday, June 26, 2009
Saturday, May 16, 2009
Kenapa diciptakan Perempuan
Jangankan lelaki biasa, Nabi pun terasa sunyi tanpa perempuan
Tanpa mereka , hati, pikiran, perasaan lelaki akan resah
Masih mencari walaupun sudah ada segala-galanya
Apalagi yang tidak ada di surga, namun Nabi Adam a.s tetap merindukan
Siti Hawa
Kepada perempuanlah lelaki memanggil ibu, istri, atau puteri
Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh
lelaki, tetapi kalau sendiri yang tidak lurus, tidak mungkin mampu
hendak meluruskan mereka.
Tak logis kayu yang bengkok menghasilkan bayang-bayang yang lurus
Luruskanlah mereka dengan petunjuk Allah, karena mereka diciptakan
begitu rupa oleh-Nya
Didiklah mereka dengan panduan dari-Nya:
Jangan coba jinakkan mereka dengan harta, nanti mereka semakin liar...
Jangan hibur mereka dengan kecantikan, nanti mereka semakin menderita...
Yang sementara itu tidak akan menyelesaikan mesalah...
Kenalkan mereka kepada Allah, Dzat yang kekal, di situlah kuncinya
Akal setipis rambutnya, tebalkan ia dengan ilmu....
Hati yang serapuh kaca, tebalkan ia dengan iman....
Perasaan yang selembut sutera, hiasilah ia dengan akhlak....
Suburkanlah, karena dari situlah nanti mereka akan nampak penilaian dan keadilan Tuhan
Akan terhibur dan berbahagialah mereka, walaupun tidak jadi ratu cantik dunia,
presiden ataupun perdana menteri ataupun women gladiator
Bisikkan ke telinga mereka bahwa kelembutan bukan suatu kelemahan
Itu bukan diskriminasi Tuhan
Sebaliknya di situlah kasih sayang Tuhan, karena rahim perempuan yang
lembut itulah yang mengandungkan lelaki2 wajah: negarawan, karyawan,
jutawan dan wan-wan lain
Tidak akan lahir superman tanpa superwoman.
Perempuan yang lupa hakikat kejadiannya, pasti tidak terhibur dan tidak menghiburkan
Tanpa ilmu, iman dan akhlak, mereka bukan saja tidak bisa diluruskan,
bahkan mereka pula membengkokkan
Lebih banyak lelaki yang dirusakkan oleh kaum perempuan...daripada
perempuan yang dirusak oleh laki-laki...
Sebodoh-bodoh perempuanpun bisa menundukkan sepandai-pandainya lelaki
Itulah akibat apabila perempuan tidak kenal Tuhan
Mereka tidak akan kenal diri mereka sendiri, apalagi mengenal lelaki
Kini bukan saja banyak boss telah kehilangan secretary, bahkan anakpun
akan kehilangan ibu, suami kehilangan istri dan bapak akan kehilangan puteri
Bila perempuan durhaka dunia akan huru-hara
Bila tulang rusuk patah, rusaklah jantung, hati dan limpa
Para lelaki pula jangan hanya mengharap ketaatan tetapi binalah kepemimpinan
Pastikan sebelum memimpin perempuan menuju Allah, pimpinlah diri
sendiri dahulu kepada-Nya
Jinakkan diri dengan Allah, niscaya jinaklah segala-galanya dibawah pimpinan kita
Jangan mengharap istri seperti Siti Fatimah
Kalau pribadi belum lagi seperti Sayidina Ali
Posted by
wully
at
9:22 PM
0
comments
Links to this post



